Sejarah Singkat

Sekolah Tinggi Teknologi Mutu (STTM) Muhammadiyah Tangerang didirikan berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) Muhammadiyah Kabupaten Tangerang, yang merupakan Musda pertama setelah adanya pengembangan daerah menjadi Kota dan Kabupaten Tangerang. Keputusan Musda yang diselenggarakan pada tanggal 6 Januari 1995 memutuskan untuk mengusahakan mendirikan amal usaha bidang PendidikanTinggi, dengan konsentrasi pada bidang Teknologi Industri. Mengingat Kabupaten Tangerang telah berkembang menjadi kota industri dan disisi lain  sumberdaya yang dimiliki oleh Muhammadiyah, baik anggota maupun simpatisan terutama yang bekerja di kawasan Puspiptek Serpong sangat banyak, maka sumberdaya yang ada tersebut dapat digunakan sebagai tenaga pengajar.

Drs. Asep Warullah yang ditunjuk sebagai Tim pendiri, melakukan pendekatan kepada warga Muhammadiyah di PUSPIPTEK Serpong antara lain Dr.Ir.H.S. Farid Ruskanda, MSc,APU dan Ir. Djoko Agustono, Ah.T,MSc. Dari hasil beberapa kali diskusi memutuskan nama perguruan tinggi dan program studi. Nama perguruan tinggi tersebut adalah Sekolah Tinggi Teknologi Mutu Muhammadiyah, dengan program studi Manajemen Mutu dan program studi Instrumentasi dan Metrologi Pengendalian Mutu. Selanjutnya dalam usulannya program studi tersebut tidak disetujui oleh Direktorat Perguruan Tinggi Swasta (Dirgutiswa) karena tidak mengacu kepada program studi yang baku, yaitu yang telah ditetapkan oleh Pemerintah/Depdikbud. Selanjutnya program studi dirubah menjadi Teknik Industri dan Teknik Fisika.                       

Atas bantuan Ketua KOPERTIS IV Bandung Prof. Dr. Djuanda dan sekretaris Hasanudin, SH, pendirian STTM Muhammadiyah dapat diproses yaitu dengan diterbitkannya SK Mendikbud RI No. 62/D/O/1996 tanggal 22 Agustus 1996.

Ketua STTM Muhammadiyah pertama adalah Dr.Ir. H.S. FaridRuskanda, MSc, APU. Aktivitas beliau sehari-hari adalah sebagai Ahli Peneliti Utama bidang Instrumentasi dan Metrologi pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Beliau menjabat dua periode yaitu tahun 1996-2006. Logo, warna dan mars STTM Muhammadiyah adalah ide dan ciptaan beliau. Teknologi Mutu dilambangkan dengan huruf Q artinya Quality, artinya STTM Muhammadiyah adalah Sekolah Tinggi Teknik yang bermutu sedangkan lulusannya digambarkan dengan Motto : Insan Mermutu Pengatur Mutu artinya sebagai sarjana yang mempunyai kualitas dan  daya saing serta sebagai pelopor mutu pada dunia industri. Sedangkan warna ungu melambangkan kecerdasan yaitu kecerdasan hati dan pikiran disamping juga lambang Kabupaten Tangerang.

Karena Dr.Ir. H.S. FaridRuskanda, MSc, APU sudah menjabat dua periode maka pada tahun 2006 dilakukan pergantian pimpinan. Rapat senat STTM Muhammadiyah memutuskan Prof.Dr.Ir. M. Koesmawan, MSc,MBA,DBA sebagai ketua periode berikutnya tahun 2006-2010. Beliau adalah Guru Besar bidang Manajemen Industri dari KOPERTIS Wilayah IV, yang sekaligus sebagai dosen DPK pada STTM Muhammadiyah Tangerang. Disamping menjabat sebagai Ketua STTM Muhammadiyah, beliau juga aktif mengajar pasca sarjana di berbagai Perguruan Tinggi di Jakarta. Atas keberhasilannya, pada pertengahan tahun 2010 beliau dipercaya kembali untuk menjadi Ketua STTM Muhammadiyah periode yang kedua hingga tahun 2014.